Lebaran Punya Asrama Wasaka DUA

Pada umumnya masyarakat Indonesia menjelang Lebaran atau Idul Fitri, rutin pulang ke kampung halaman alias mudik. Mereka tak peduli betapa pun kesulitan yang dihadapinya untuk mudik lebaran. Seperti berdesak-desakkan di kareta, berjubel di bis, dan kemacetan panjang di perjalanan. Begitu juga kalau memakai sepeda motor dengan resiko kepanasan dan kehujanan. Semua itu dilakukan dalam rangka merayakan hari Lebaran di kampung halaman, sekaligus untuk ajang silaturahmi bersama sanak-keluarga.

Memang lebaran tanpa adanya mudik bagai sayur tanpa garam. Seperti kebanyakan masyarakat Indonesia kami pun mahasiswa tak luput dari yang namanya mudik. Masa perkuliahan sudah berakhir para mahasiswa yang bertempat tinggal di Asrama Wasaka DUA berbondong-bondong untuk mudik kekampung halamannya. Memang pengurus Asrama Wasaka DUA sudah menetapkan aturan bagi para warga Asrama Wasaka DUA yang ingin mudik berdasarkan rapat pengurus Asrama Wasaka DUA. Beberapa aturanya yaitu para warga Asrama Wasaka DUA harus membayar iuran pulang kampung, melunasi iuran bulanan, dan pulang ke asrama berdasarkan tanggal yang sudah ditentukan dari hasil rapat pengurus. Meskipun sebagian warga Asrama Wasaka DUA mudik tapi sebagai pengurus kami bergantian untuk pulang kampung.

Pada saat hari lebaran tiba, memang benar Asrama Wasaka DUA hanya ada beberapa warga yang tidak pulang kampung tapi bagi warga yang pulang kampung mereka tak berdiam diri mereka mengirimkan ucapan hari raya idul fitri melalui sms, telfon, maupun kartu ucapan. Meskipun saat lebaran kami tidak bertemu kami tetap menjaga silaturahim antar warga. Dan yang terpenting kami dari Asrama Wasaka DUA pun mengirimkan kartu ucapan selamat idul fitri kepada asrama sekitar Asrama Wasaka DUA agar tali silaturahim kami tetap terjaga.

Ramadhannya Asrama WASAKA DUA

Marhaban ya ramadhan. Alhamdulillah kita masih dapat bertemu dengan bulan ramadhan pada tahun ini. Pada bulan ramadhan kali ini merupakan bulan ramadhan bagi kepengurusan periode ke-46 dan selain hal tersebut, kami dipercaya oleh ibu RT 004 dan bendahara Mushola untuk menjadi panitia langgar Abna Uthalibin yang akan menggelar kegiatan buka bersama dan tadarrus Al-Quran selama satu bulan penuh.

Belajar dari pengalaman – pengalaman sebelumnya kami sebagai panitia yaitu  pengurus beserta warga Asrama WASAKA DUA sudah jauh – jauh hari mengajukan surat permohon bantuan dana ta’mir ramadhan. Surat tersebut kami lengkapi dengan tanda tangan dari RT setempat dan bendahara Mushola agar para warga RT 004 semakin percaya bahwa kami merupakan panitia yang ditunjuk dari pihak mushola. Surat pun kami antarkan kerumah – rumah warga, alhamdulillah kami pun mendapatkan sumbangan dari warga.

Puasa di Asrama WASAKA DUA, meskipun bulan puasa suasana di Asrama WASAKA DUA tidaklah berubah. Kami tetap aktifitas seperti biasanya. Pada awal puasa memang para warga Asrama WASAKA DUA pulang karena mendapatkan libur awal puasa dari kampus masing-masing. Selang beberapa hari para warga Asrama WASAKA DUA banyak yang sudah kembali meramaikan Asrama WASAKA DUA. Berbeda dengan tahun sebelumnya menu untuk buka puasa dimushola yang tahun lalu membeli diwarung terus tapi kali ini kami juga memasak sendiri apa yang akan kami hidangkan pada waktu buka puasa bersama. Setelah buka puasa bersama para warga Asrama WASAKA DUA mengumpulkan tenaga untuk sholat taraweh di mushola depan. Memang mushola kami cuma diisi warga Asrama WASAKA DUA saja dan bapak Gani bendahara mushola yang kadang-kadang ikut sholat taraweh bersama kami tapi suasana taraweh sangat rame. Kegiatan setelah sholat taraweh adalah tadarus Al-Quran. Kami melakukan tadarus Al-Quran bergantian karena banyaknya warga yang ingin bertadarus. Kami juga mentargetkan bahwa satu hari harus menyelesaikan minimal satu jus. Pada akhir tadarusan kami pun menyantap wadai(sebutan untuk kue-kue banjar).

Asrama WASAKA DUA Peduli Sesama

Ramadhan telah tiba, bulan yang penuh berkah ini telah ditunggu – tunggu oleh para umat muslim diseluruh dunia. Bulan dimana merupakan bulan seribu – bulan dan bulan melipat gandakan amal perbuatan. Dari hal tersebut kami warga Asrama WASAKA DUA tergerak untuk melakukan kegiatan yang bersiat meringankan beban orang – orang disamping kita.

           10511105_427623344046538_4712862892639707752_n Di bulan Ramadhan kali ini warga Asrama WASAKA DUA mengadakan kegiatan buka puasa bersama di panti asuhan Muhammadiyah, Martapura. Kegiatan buka puasa ini merupakan buka puasa bersama warga Asrama WASAKA DUA yang pertama dengan mendatangi panti asuhan. Kegiatan ini tak lepas dari bantuan ibu RT 004 Guntung Paikat, Banjarbaru yang berkenan membantu kegiatan kami dan bersedian mencarikan panti asuhan yang akan kami datangi. Selain itu kami panitia dari warga Asrama WASAKA DUA sudah mempersiapkan kegiatan ini sejak jauh – jauh hari. Dari sebulan sebelum puasa kami sudah membentuk panitia untuk acara ini, selang sehari proposal pun sudah siap untuk disebarkan. Kami juga mengucapkan banyak – banyak terima kasih kepada Fakultas – fakultas UNLAM Banjarbaru, Kementrian keagamaan dan para alumnus yang bersedia menjadi donatur dalam mensukseskan kegiatan buka puasa bersama kami ini.

            Tanggal 03 Juli 2014, kami sudah dari pagi menyiapkan apa saja yang kami bawa untuk buka puasa bersama karena pada sore hari nanti kegiatan buka puasa bersama Asrama WASAKA DUA dengan panti asuhan dilaksanakan. Dengan wajah yang semangat kami pun berbelanja seperti buah melon, semangka, nata de koko, susu, teh dan yang tidak ketinggalan adalah buah kurma. Sore harinya semua yang sudah kami persiapkan kami bawa kepanti dengan bantuan mobil ibu RT. Acrara kami dimulai pukul 17.30 karena menunggu para warga Asrama WASAKA DUA yang belum datang dikarenakan banyak yang mengambil semester pendek sehingga mereka pulang dari kampus sore hari. Acara dimulai dari membaca surah Yasin dan dilanjutkan tahlilan, setelah itu dimulai dari sambutan – sambutan, kemudian ustadzah memberikan tausiahnya sebelum kumandang adzan Magrib berkumandang tanda buka puasa telah tiba. Inti dari tausiah ibu ustadzah adalah kita sebagai umat muslim yang mumpung masih bisa menikmati bulan ramadhan jangan sia – siakan bulan ramadhan ini untuk memperoleh tabunngan yaang banyak diakhirat nanti. Kemudian adzan magrib pun berkumandang, kami bersama warga panti asuhan bersama – sama berbuka puasa setelah itu kami melakukan sholat berjamaah dan melanjutkan makan bersama. Tak terasa acara kamipun telah selesai dan kami pun bergegas pulang ke Asrama WASAKA DUA.

KEKAYAAN ALAM ASRAMA WASAKA DUA

Asrama WASAKA DUA merupakan Asrama terluas yang dimiliki oleh Universitas Lambung Mangkurat. Asrama WASAKA DUA terletak di kota Banjarbaru dengan letak yang setrategis dalam lingkungan kampus Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru yaitu Asrama yang berada paling dekat dengan kampus. Asrama WASAKA DUA berdiri di atas lantai seluas ± 610 m2  dan di atas tanah seluas ± 5000 m2 membuat kami sebagai warga dari Asrama WASAKA DUA mempunyai kesempatan untuk memanfaatkan luasnya lahan yang dimiliki oleh Asrama WASAKA DUA.

Asrama WASAKA DUA ini sudah berlangsung selama 46 periode atau dimulai pada tahun 1967 yang lalu. Tradisi yang tidak pernah dilupakan dari Asrama WASAKA DUA dari awal berdirinya sampai sekarang adalah setiap ada mahasiswa baru yang masuk mereka diwajibkan untuk menanam pohon yang bisa berbuah dan pastinya buah dari pohon tersebut dapat dikonsumsi oleh warga Asrama WASAKA DUA. Bisa dibayangkan bahwa banyaknya kekayaan alam yang dimiliki oleh Asrama WASAKA DUA. Pohon – pohon yang ditanam mulai angkatan pertama masuk Asrama WASAKA DUA sampai sekarang masih bisa dirasakan oleh kami. Pohon – pohon tersebut yaitu pohon sawo, pohon kelapa, pohon jambu air dan jambu biji, pohon durian (masih kecil), pohon nangka, berbagai jenis pohon mangga, dan pohon pisang yang masih tumbuh subur di Asrama WASAKA DUA. Selain itu para warga Asrama WASAKA DUA tidak tinggal diam, mereka juga membuat kebun yang tumbuh subur mulai dari kebun kangkung, kemudian dilanjutkan kebun bayam, lalu kebun cabai. Dari hasil buah dari pohon dan kebun yang berlimpah sebagian kami jual karena pada saat panen begitu berlimpahnya hasil dari buah dan kebun. Dan sekarang kami juga memanfaatkan lahan kosong dibelakang Asrama WASAKA DUA untuk kami sulap menjadi kebun singkong. Untuk kebun singkong baru panen satu kali dan hasil panennya kami olah menjadi singkong balado dan kami makan bersama – sama.

WISATA SPIRITUAL ASRAMA WASAKA DUA

Wisata spiritual merupakan salah satu dari pada rangkaian kegiatan yang terencanakan dalam periode ke-46. Wisata spiritual ASRAMA WASAKA DUA berbentuk ziarah ke makam ulama. Kami berziarah ke makam Guru Sekumpul, Martapura Kalimantan Selatan. Beliau merupakan tokoh yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di daerah Kalimantan Khususnya Kalimantan Selatan.  Wisata spiritual ini merupakan kegiatan yang baru diladakan pada periode 46.10376146_424826464326890_5760611080006254353_n

Sore pukul 16.00, 20 Juni 2014. Kami melakukan persiapan sebelum berangkat yaitu mengumpulkan warga Asrama WASAKA DUA yang ingin ikut berziarah. Setelah itu kami juga melakukan penecekan kendaraan agar tidak terjadi hal hal yang tidak kami inginkan. Kemudian kami berangkat dan sebelumnya kami mengawali perjalanan dengan doa kepada Allah SWT agar kami mendapat berkah dari kegiatan kami.

Rute perjalanan kami dimulai dari jalan Unlam 2 menuju Pinus dan akhirnya sampai di makam Guru Sekumpul. Sesampainya disana kami memarkir kendaraan. Meskipun sudah sore namun disana masih sangat ramai dengan peziarah yang berdatangan dari berbagai daerah. Kami pun masuk kedalam Masjid Sekumpul yang sudah penuh dengan orang yang ingin mendoakan Guru Sekumpul. Melihat hal tersebut kami bergegas mengambil air wudhu dan menuju tempat pemakaman kemudian kami membaca surat Yasin dan memanjatkan doa. Lantunan ayat-ayat Al-Quran dari para peziarah membuat kami semakin khusuk hingga kumandang adzan Magrib. Kami pun mengakhiri ziarah dan menlajutkan untuk Sholat Magrib Berjamaah di Masjid Sekumpul.

Setelah semuanya selesai kami bergegas pulang menuju rumah kami Asrama WASAKA DUA.